PERANAN DAN FUNGSI MAHASISWA DI ERA MILENIAL

    [Naufaldn.nk_] Mahasiswa mengambil peranan penting disetiap sendi kehidupan bermasyarakat. Pemikiran kritis, demokratis dan kontruktif selalu lahir dalam pola pikir mahasiswa, suara-suara mahasiswa sering kali menjadi represenrasi dari kehidupan sosial yang terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa mempunyai peranan penting dalam perjalanan sebuah bangsa.

    Di-Era milenial ini, peran mahasiswa menjadi lebih kompleks lagi, tidak hanya bertanggung jawab sebagai kaum akademis. Tetapi juga, mahasiswa harus berperan aktif dalam memikirkan dan mengembangkan setiap masalah yang hadir di dalam kehidupan bermasyarakat. karenanya perpaduan nilai-nilai moralitas dan intelektualitas sangat diperlukan untuk terjaminnya lingkungan masyarakat yang harmonis.
    Maka dari itu, dilihat dari pentingnya peranan mahasiswa dalam kehidupan bermayarakat, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa mengambil fungsi yang vital dalam masyarakat, yaitu, sebagai pelopor perubahan, pengontrol sosial, penjaga nilai-nilai moral, dan generasi penerus.

Sumber: Official Facebook UIN Sunan Gunung Djati Bandung
 
   Di sisi lain, posisi mahasiswa cukuplah rentan, sebab mahasiswa berdiri di antara idealisme dan realita. Tak jarang berat sebelah, saat kita membela idealisme ternyata kita melihat realita masyarakat yang semakin buruk. Saat kita berpihak pada realita, ternyata kita secara tak sadar sudah meninggalkan idealisme kita dan juga kadang sudah meninggalkan watak ilmu yang seharusnya kita miliki. Contoh kasusnya yang paling gampang adalah saat terjadi penaikkan harga BBM atau demo-demo yang lain.

    Peranan yang dilakukan mahasiswa di-Era milenial ini sudah kehilangan esensinya, sehingga masyarakat sudah tidak menganggapnya suatu harapan pembaruan lagi. Sedangkan golongan-golongan atas seperti pengusaha, dokter, dsb merasa sudah tidak ada lagi kesamaan gerakan. Peranan mahasiswa kini sudah berdiri sendiri dan tidak lagi “satu nafas” bersama rakyat.

Oleh : Naufal Dholifun Nafsi  

Komentar